Foto yang paling lama yang ada dari Sam Ratulangie besama Ayah, Ibu,  Kayes dan Woelan.

Keluarga Ratulangie-Gerungan (1895 kira2)
Keluarga Ratulangie-Gerungan (1895 kira2)
The Ratulangie-Gerungan Family
The Ratulangie-Gerungan Extended Family

Diatas ini satu gambar yang saya peroleh dari saudara saya Joey Ichwan. Saat gambar ini dibuat mungkin sekitar tahun 1900. (Terima kasih, Joey!)

This is a picture which was recently scanned and edited by Yultido Ichwan (Thanks Joey!). It might have been made around the year 1900.

Ayah Sam benama Jozias Ratulangie dan beliau adalah anak sulung dari pasangan Saul Ratulangie dan Rachel Anna Wagey, sedangkan ibunda Sam Augustina Petronella Gerungan adalah anak sulung dari Jacob Gerungan Majoor dari Tondano Touliang dan isterinya Wilhelmina Ratumbuysang.

Sam’s father Jozias Ratulangie was the eldest son of Saul Ratulangie and Rachel Anna Wagey, whilst Augustina Petronella Gerungan was the eldest daughter of Jacob Gerungan majoor of Tondano Touliang with his wife: Wilhelmina Ratumbuysang.

Kayes, Wulan dan Sam RatulangieKakak tertua Sam: Wulan Kajes Rachel Wilhelmina, berhasil lulus ujian “kleinambtenaar” (kwalifikasi untuk pegawai negeri) dengan nilai2 yang terbaik dari semua murid yang pernah mengikuti ujian tersebut. Sedangkan kakakSam yang satunya, Wulan Rachel Wilhelmina Maria mengantongi ijazah “hulpacte” sebagai pendidik sekolah dasar berbahasa Belanda dalam tahun 1912.(*)

His eldest sister Wulan Kajes Rachel Wilhelmina, in 1889 passed the Kleinambtenaars examination (to qualify for low-level government jobs) with better marks than any boy had ever obtained. The other sister Wulan Rachel Wilhelmina Maria obtained the hulpacte (basic certificate) for Dutch elementary education in 1912. (*)

Wulan meninggal pada umur 30-an di Batavia (Jakarta). Wulan passed away in her early thirties in Batavia (Jakarta).

The Supit-Ratulangie FamilyIni adalah foto yang indah sekali yang saya baru peroleh atas bantuan Joyce Will-Karinda yang telah bertahun-tahun berdomisili di US bersama keluarganya dan Ibunya Wulie (yang pada foto diatas adalah bayi dipangkuan ibunya; Kayes) Terima kasih Joyce!!

This is a beautiful picture recently obtained from Joyce Will-Karinda who is living in the US with her family and her mother Wulie  (who is shown as a baby on Kayes’ lap} Thanks Joyce!!

Agi Supit & Netty Pelealu's Wedding (19XX)Pada gambar diatas ini Kajes berumur sekitar 50 tahun dan berdiri disamping suaminya Alex Supit pada acara pernikahan putera bungsunya August Supit dengan Netty Pelealu.

The picture above  shows Kajes in her fifties with her husband Alex Supit (extreme right) at the wedding of their youngest son August (Agi) with Netty Pelealu.

Foto perkawinan ini saya peroleh dari tangan Connie Velberg-Supit sewaktu saya berkunjung ke Gorontalo ditahun 90-an. Connie adalah puteri tertua dari Kayes dan berprofesi sebagai guru di Jakarta dan Gorontalo sampai menikah dengan Frikkie Velberg.

Keluarga Velberg-Supit
Keluarga Velberg-Supit

Kayes bersama putera/puteri dan cucunyaThe baby on Kayes’ lap is Joyce who later became Mrs. Will-Karinda living in Arizona.

Bayi dipangkuan Kayes adalah Joyce yang kemudian menjadi Ny. Will-Karinda dan berdiam di Arizona (US)

Walaupun agak amburadul ceritera ini saya lanjutkan dengan foto dari Agi & Netty:

Keluarga Supit-Pelealu
Keluarga Supit-Pelealu

Foto diatas ini adalah hasil “cropping” dari foto perkawinan diatas. Sekaligus saya ingin tambah foto Kayes dan Alex dibawah ini:

Keluarga Supit-Ratulangi
Keluarga Supit-Ratulangi

Pada umur yang cukup “uzur” ini Kayes masih tetap CANTIK dan MEMPESONA!

Kalau zaman sekarang ini saya pasti jadi “fan” dari Kayes.

Untuk sementara begini dulu, ya nanti lain kali saya akan sambung dengan foto2 yang saya miliki dari KETURUNUN KAYES!

Tabea!

Catatan: Pada foto kedua dari diatas, di pojok kiri bawah gadis kecil itu adalah Mien Kaligis yang kemudian menikah dengan Dirk Waworoentoe dan mempunyai dua anak laki2 dan dua anak perempuan. Seorang dari anak laki2nya kemudian menjadi Professor W. (“Hannie”) Waworoentoe.

Note: On the second  picture from above, the little girl at the left lower corner is Mien Kaligis who later married Dirk Waworoentoe and had two sons and two daughters. One of the sons later became Professor W. (Hannie) Waworoentoe.

Daftar Acuan / References

(*)M.J.C.Schouten, “Leadership and social mobility in a Southeast Asian society” (1998) KITLV Press, Leiden (1998) page 118.

(**)Sam Ratu Langie, “Levensnotities” (1948 – 1949)

(***)Masjkuri, “DR G.S.S.J. RATULANGI” Dep. P&K. Proyek Pahlawan Nasional (1978)

(****)Personal Documents

Editor Dr. M. Sugandi-Ratulangi