Kali ini saya ingin menyampaikan sedikit hal ihwal mengenai keluarga dari Nenenda (Oma) saya dari sisi Ayah, yakni Augustina Ratulangie-Gerungan. Beliau adalah anak tertua dari JACOB GERUNGAN, Grootmajoor van Toulour. Jacob Gerungan adalah pemimpin yang luar biasa. Seorang yang berwibawa dan adil dalam menangani masalah kepemerintahan. Saya berbangga bahwa saya termasuk keturunan Jacob Gerungan.

This time I want to tell a bit about the family of my Grandmother from father’s side: Augustina Ratulangie-Gerungan, who was the eldest child of JACOB GERUNGAN, THE Jacob Gerungan, Grootmajoor van Toulour, who was a good and just leader. I am proud to belong to be one of his descendants.
Beberapa waktu yang lalu saya terima email dari saudara saya Edwin G. Antara lain beliau menceriteraakan mengenai satu kunjungan ke Telap (2007) dimana beliau menghadiri peresmian pemugaran satu sekolah dasar GMIM.
A week ago I received an email from my nephew: Edwin G.. It was about his findings at a visit last year (2007) to Telap, which is a small “negeri” on the east coast of the Lake of Tondano. The reason of his visit was in connection with the official inauguration of a rehabilitation project of the local grammar school and the local GMIM Church.
Dibawah ini sebagian dari pesan dan dan gambar2 kiriman Edwin kepada saya:
Below is part of his story and also shown are the pictures he sent to me:
“Sebelum upacara peresmian, Tommy Mowilos, mantan kepala desa Telap (yang isterinya Gerungan), memberikan tour Bukit Wengkang Gerungan. Tempat tersebut adalah meja batu (lihat gambar diatas). Di kaki2 meja ada ukiran muka dari Wengkang dan Gerungan. Menurut Tommy, tempat tersebut adalah tempat Wengkang dan Gerungan minum2 teh/kopi. Sekarang dipakai oleh desa untuk upacara2 khusus atau kebaktian paskah. Tanah bukit tersebut milik desa”

Barusan (28 Nopember 2009) saya tenukan satu blog yang menceritarakan mengenai kedua Dotu kami: Gerungan (Tondano) dan Wengkang (Kakas). Info ini ada di alamat:-

http://toudano-minahasa.blogspot.com/2009/10/perang-malesung-versus-bolaang.html

dimana naskah aslinya menurut keterabgab disusun oleh Boeang (Boeng) Dotulong yang adalah saudara saya juga (keturunan Gerungan)

Just now (28 November 2009) I discovered a blog at the address:

http://toudano-minahasa.blogspot.com/2009/10/perang-malesung-versus-bolaang.html

This story relates to the two persons Gerungan (Chief of Tondano) and Wengkang (Chief of Kakas) and gives more details and references about these historical figures.

Bukit Wengkang
Bukit Wengkang

Above is the picture of the table where Gerungan and Wengkang had their friendly Coffee/Tea or maybe also their bamboo beaker of SAGUER. On the legs of the able the faces of Gerungan and Wengkang were carved.
“Setelah pulang dari Telap, saya baca tulisan silsilah keluarga Gerungan yang disusun oleh Oom Bo’eng Gerungan dan disitu ada sejarah dari Dotu Gerungan yang pada tahun 1606 adalah Kepala Walak Toundano dan Wengkang adalah kepala Walak Kakas dan sumber dari tulisan itu adalah buku J.G.F. Riedel (anak dari missionary yang ditugaskan di Minahasa). Kedua kepala walak tersebut menjadi panglima melawan serangan2 dari serangan2 orang dari luar Minahasa.”
“Tommy juga menceritakan bahwa, 5 km dari Bukit tersebut ada tempat yang disebut Pinatik, tempat khusus Wengkang dan Gerungan, dan batu2 yang dijadikan meja di diambil dari Pinatik. Bulan lalu Kiddy Mamuaya ke Pinatik dan sempat mengambil foto2 tempat tersebut. Di Pinatik, Wengkang dan Gerungan saling mengukir muka dan badan mereka diatas batu besar. Jadi kita mempunyai bayangan wajah dari Dotu Gerungan (lihat foto2 dibawah).”

pinatik11
Batu pinatik.

Above is a picture (2008) of the cleaning of the big stone called “PINATIK”, the stones used for the “table & chairs” of Bukit Wengkang-Gerungan were taken from here.

And this is the picture of our Dotu GERUNGAN carved on the PINATIK.

Wajah Dotu Gerungan

.